Dec 31, 2013

Aku Rindu

Aku rindu zaman ketika halaqoh adalah keperluan, 
bukan sekadar sambilan apalagi hiburan…

Aku rindu zaman ketika membina adalah kewajiban 
bukan pilihan apalagi beban dan paksaan…

Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, 
bukan sekedar pelangkap pengisi program yang dipaksakan…

Aku rindu zaman ketika tsiqoh menjadi kekuatan, 
bukan keraguan apalagi kecurigaan…

Aku rindu zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan,
bukan tuntutan, hujatan dan obyekan…

Aku rindu zaman ketika nasihat menjadi kesenangan
bukan su’udzon atau menjatuhkan…

Aku rindu zaman ketika kita semua
memberikan segalanya untuk da’wah ini…

Aku rindu zaman ketika nasyid ghuroba
manjadi lagu kebangsaan…

Aku rindu zaman ketika hadir liqo adalah kerinduan
dan terlambat adalah kelalaian…

Aku rindu zaman ketika malam gerimis
pergi ke puncak mengisi dauroh
dengan ongkos yang cukup2
dan peta tak jelas…

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah
benar-benar berjalan kaki 2 jam
di malam buta sepulang tabligh da’wah di desa sebelah…

Aku rindu zaman ketika pergi liqo
selalu membawa infaq, alat tulis, buku catatan
dan qur’an terjemah ditambah sedikit hafalan…

Aku rindu zaman ketika binaan menangis
karena tak bisa hadir di liqo…

Aku rindu zaman ketika tengah malam pintu diketuk
untuk mendapat berita kumpul di subuh harinya…

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah
berangkat liqo dengan wang belanja esok hari untuk keluarganya…

Aku rindu zaman ketika seorang murobbi
sakit dan harus dirawat,
para binaan patungan mengumpulkan dana apa adanya…

Aku rindu zaman itu…

Ya Rabb …
Jangan Kau buang kenikmatan berda’wah dari hati-hati kami…

Ya Rabb …
Berikanlah kami keistiqomahan di jalan da’wah ini…

-KH Rahmat Abdullah-


Janji


" Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan : "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada kamu janji yang benar dan aku pun telah menjanjikan kepada kamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kamu melainkan (sekadar) aku menyeru kamu, lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah diri kamu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolong kamu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." Sesungguhnya orang yang zalim itu mendapat seksaan yang pedih. "
14:22

siapa lagi yang akan menghasut kita jika bukan syaitan

siapa lagi yang akan memperdaya kita jika bukan syaitan

siapa lagi yang mahu menabur janji manis jika bukan syaitan

.....................................................

Tarbiyah Dzatiyyah . tarbiyah diri sendiri . tarbiyah yang diterapkan .

tidak selamanya kita punya ibu bapa

tidak selamanya kita punya murabbi

tidak selamanya kita punya sahabat

tidak selamanya kita punya manusia

tetapi Allah itu sentiasa ada, Dia lah murabbi Agung kita .

tarbiyah dzatiyyah adalah tarbiyah yang dibina dengan amalan . dengan menjaga amalan . dengan istiqamahkan nya . dengan mujahadahnya .