Hikmah yang Allah beri buat aku di pagi buta bertemu si peramah Philipine membicarakan mengenai kerja nya . Hingga sampai satu tempoh si peramah bertanya 'enti Muslim' ?
Na'am, Ana Muslim. Enti?
Ana kristian .
Saat itu aku blur, terpaku, terdiam . Rezeki Allah menemukan aku dengan si peramah Kristian . Tidak aku bertanya lebih atas sebab bahasa pengantara . Andai di salah faham . Susah di kemudian hari .
Tetapi si peramah tahu mengenai Syahadah, Solat . Dan si peramah sendiri berhajat ingin kembali kepada fitrah Allah . Islam .
Alhamdulillah3x Aku ucapkan . Moga si peramah kuat .
Saat itu aku berfikir . Bukan hanya dikatakan 'budak Tarbiyah, lihatlah qudwah dia' . Tetapi hakikat 'Muslim, lihatlah qudwah dia'
Mungkin di sesuatu kawasan . Tempat yang kecil . Dikelilingi Muslim . Yang dipandang adalah Jemaah , Usrah .
Tetapi hakikat besar ingatlah kita adalah Islam. Yang apabila kita bermusafir kita tidak bawa nama Jemaah atau title 'budak Tarbiyah' . Apa kita bawa adalah Islam .
Maka Qudwah di mana mana